Cari Info Artikel Kesehatan tentang Gigi paling Lengkap? Cek SehatQ.com!

  • Whatsapp
Cari-Info-Artikel-Kesehatan-tentang-Gigi-paling-Lengkap-Cek-SehatQ.com
Foto dari Canva Pro

Artikel kesehatan adalah salah satu alternatif tercepat untuk mendapatkan informasi mengenai masalah kesehatan yang sedang dialami saat ini. Ketika mengalami masalah pada gigi, misalnya. Tanpa perlu repot-repot ke luar rumah dan mengantri ke dokter, sebagai antisipasi pertama, Anda bisa mencari tahu apa yang sedang terjadi, penyebabnya, dan mungkin saja mendapatkan solusinya.

Ditentukan oleh DNA, warna gigi alami kebanyakan orang adalah warna gading. Warna gigi ini bisa saja berubah menjadi abu-abu hingga kuning. Penyebabnya beragam, mulai dari suatu kebiasaan hingga kondisi kesehatan seseorang. Meski bukan berarti ada penyakit gawat, gigi kuning bisa mengganggu penampilan. Selain itu, bila tidak dilakukan perawatan, dapat menimbulkan masalah seperti bau mulut dan resiko kerusakan gigi.

Read More

Penyebab Gigi Kuning

Ada beberapa faktor penyebab warna alami gigi berubah menjadi kuning. Faktor utama adalah usia. Seiring bertambah usia, kondisi lapisan enamel gigi akan semakin tipis. Hal ini membuat lapisan berwarna kuning, yang disebut dentin jadi semakin tampak. Selain itu, ada beberapa penyebab lain. Apa saja?

1. Malas Membersihkan Gigi

Berapa kali dalam sehari Anda membersihkan atau menyikat gigi? Bila tidak rutin membersihkan bekas makanan pada gigi, Anda akan dihadapkan dengan masalah penimbunan plak. Inilah salah satu penyebab utama munculnya noda gigi.

2. Kebiasaan Merokok

Tidak ada manfaat yang bisa didapat dari kebiasaan buruk yang satu ini. Selain tentu saja tidak baik bagi kesehatan pernapasan, rokok adalah biang kerok gigi kuning. Kandungan tar dan nikotin dalam rokok mudah menempel di gigi dan sulit hilang. Bila tidak berhenti merokok, warna gigi bahkan bisa menjadi hitam.

3. Kebiasaan Minum Teh dan Kopi

Dua jenis minuman favorit banyak orang ini ternyata juga bisa membuat gigi menguning. Alasannya terdapat pada kandungan di dalam keduanya, yakni tanin. Tanin menempel pada lapisan terluar gigi dan secara perlahan akan mengubah warna alami gigi menjadi kekuningan.

4. Konsumsi Obat

Beberapa jenis obat, khususnya antibiotik dapat memberikan efek samping gigi kuning. Beberapa jenis suplemen tertentu juga dilaporkan memiliki efek samping yang sama.

Gigi Kuning Berbahaya?

Artikel kesehatan ini akan menjawab pertanyaan, berbahayakah bila memiliki gigi kuning? Tidak, bila Anda telah menghentikan kebiasaan-kebiasaan buruk yang disebutkan di atas dan rutin membersihkan gigi. Sebaliknya, bila dibiarkan, apalagi dengan kondisi plak yang tebal, gigi akan mudah rapuh dan menimbulkan masalah seperti gigi berlubang.

Gigi berlubang yang tidak ditangani akan semakin parah dan menimbulkan rasa sakit. Tidak ada obat untuk masalah ini, jalan satu-satunya yang harus ditempuh adalah melakukan tambal gigi.

Biaya Tambal Gigi

Di laman SehatQ.com, Anda bisa mendapatkan segala macam informasi kesehatan. Salah satunya tentang biaya tambal gigi. Anda perlu tahu, biaya perawatan ini bisa berbeda-beda, tergantung pada beberapa kondisi, di antaranya:

  • Seberapa parah lubang pada gigi
  • Di fasilitas kesehatan mana Anda melakukannya
  • Bahan penambal yang dipakai
  • Prosedur lain yang mungkin perlu dilakukan, seperti penambahan obat atau rontgen.

Bila kondisi gigi yang berlubang baru pada tahap awal, biasanya dokter akan menambal dengan bahan yang lebih terjangkau harganya, yakni kisaran Rp150 hingga Rp300 ribu. Namun, bila sudah parah, biayanya pun semakin tinggi sekitar Rp400 – Rp600 ribuan per satu gigi. Ingat, kisaran biaya ini bisa saja berbeda sesuai lokasi fasilitas kesehatan. Bila ingin gratis, Anda bisa menggunakan jasa BPJS.

Nah, selain rajin memantau artikel kesehatan, Anda juga harus menjaga kesehatan gigi. Jangan malas membersihkan gigi dan rutin cek up ke dokter gigi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *